グロジョブ
🔎 Memilih Kerja dengan Cerdas

5 Pertanyaan yang Wajib Ditanyakan di Setiap Wawancara Kerja

Daftar pertanyaan yang disiapkan bisa mengubah hidupmu setelah bergabung

📖 Baca 5 menit📅 2026-04-26
5 Pertanyaan yang Wajib Ditanyakan di Setiap Wawancara Kerja

"Mengapa saya tidak bertanya apa pun saat itu?"

Lisa (24) dari Manila berbaring di tempat tidur suatu malam di bulan ke-4 bekerja, memikirkan hal itu berulang kali. Ia tidak bisa berhenti menangis.

Wawancara berlangsung pada Januari 2024. Sebuah pabrik makanan di Kanagawa. Seorang teman merekomendasikannya, mengatakan kondisinya bagus. Perekrut hangat dan ramah dari awal. "Kami mencari talenta global." "Kami banyak memiliki staf internasional, jadi dukungan bahasa sangat baik." Senyum lembut. Kantor bersih. Kursi dan teh sudah disiapkan.

Lisa ingin mengajukan pertanyaan — tapi tidak bisa.

Saat ia hampir berkata "Saya ingin memeriksa rincian gaji," pewawancara itu langsung berkata, "Oh, kami akan menjelaskan semuanya dengan benar setelah kamu bergabung." Lisa ingin bertanya tentang lembur tetap, tetapi percakapan bergerak terlalu cepat dan ia tidak bisa menemukan celah.

Wawancara adalah tempat di mana kandidat merasa gugup secara sepihak. Pihak lain adalah profesional; kamu bukan. Jika kamu tidak terbiasa bernegosiasi dalam bahasa Jepang, kamu tahu betapa sulitnya untuk mengatakan "Saya ingin mengonfirmasi sesuatu" — jika kamu pernah wawancara di Jepang.

Pada akhirnya, Lisa memberi tanda setuju hari itu. "Gaji bulanan ¥220.000 / lembur ringan / dukungan visa tersedia." Kata-kata dari iklan itu ada di benaknya.

Ketika slip gaji pertamanya tiba, kenyataan memukul. Gaji pokok: ¥172.000. Sisa ¥48.000 dilabeli "lembur tetap (sudah termasuk 40 jam)." Lembur aktualnya 50–60 jam per bulan, tetapi 40 jam itu sudah "dibayar" — tidak ada pembayaran tambahan yang diberikan. Ketika ia bertanya ke HRD tentang "dukungan visa," mereka berkata, "Mari kita pelajari bersama saat waktunya tiba."

Tahun berikutnya saat perpanjangan visa, ia diberitahu mungkin ada ketidaksesuaian antara tugas kerjanya dan status kependudukannya. Ia harus mengajukan perubahan status visa — atas biayanya sendiri.

Dalam empat bulan, segalanya berubah.

Seandainya ia mengajukan lima pertanyaan di wawancara — itulah yang Lisa katakan sekarang. Tuliskan daftar pertanyaanmu di kertas sebelum wawancara, bawa bersamamu, dan awali setiap pertanyaan dengan "Bolehkah saya mengonfirmasi ini?" Satu persiapan itu bisa mengubah apa yang terjadi setelahnya.

Wawancara bukan hanya tempat perusahaan memilihmu — itu juga tempat kamu memilih perusahaan. Gunakan lima pertanyaan berikut di wawancara kerjamu berikutnya.

01."Berapa gaji pokok? Apakah lembur tetap sudah termasuk?"
"Gaji bulanan ¥220.000" mungkin sudah termasuk lembur tetap untuk 45 jam, bukan gaji pokok. Tanyakan "Berapa gaji pokoknya secara terpisah?" dan selalu tanyakan "Apakah lembur dibayar tambahan di atas itu?"
02."Apakah ada karyawan yang bekerja di sini dengan jenis visa yang sama seperti saya?"
Ini mengonfirmasi apakah tugas pekerjaan diperbolehkan di bawah visamu. "Kami akan mencari tahu" atau "Mari kita cari tahu setelah kamu bergabung" adalah jawaban yang perlu diwaspadai. Ketidaksesuaian bisa memerlukan perubahan status visa yang mahal nantinya.
03."Apakah karyawan benar-benar bisa mengambil cuti tahunan?"
Menurut hukum, 10 hari diberikan setelah 6 bulan. "Sistemnya ada" dan "orang benar-benar menggunakannya" adalah hal yang berbeda. Tanyakan secara spesifik: "Berapa rata-rata hari yang digunakan karyawan tahun lalu?"
04."Apakah perusahaan menanggung biaya akomodasi atau transportasi?"
Kondisinya bervariasi: asrama perusahaan, penggantian biaya transportasi penuh, atau batas tunjangan. Bahkan dengan gaji ¥220.000, gaji bersihmu bisa berubah signifikan jika biaya transportasi ditanggung sendiri.
05."Bisakah Anda menjelaskan perbedaan gaji antara masa percobaan dan setelah bergabung resmi?"
Beberapa perusahaan membayar lebih sedikit selama masa percobaan (biasanya 3 bulan). Beberapa juga secara ilegal menahan asuransi sosial selama masa percobaan. Tanyakan bersamaan: "Apakah saya akan didaftarkan ke asuransi sosial selama masa percobaan?"
Lisa kemudian pindah kerja melalui konseling karir GloJob. Di tempat kerja barunya, manajer perekrutan mengeluarkan dokumen saat wawancara dan berkata, "Mari kita periksa rincian gaji bersama." Perusahaan yang jujur dalam perekrutan menyambut pertanyaanmu.

💬 Ada pertanyaan soal artikel ini? Tanya AI

Tanyakan "bagaimana dengan kasus saya?" dalam bahasamu. Gratis, tanpa daftar.

Tanya AI

🔍 Cari kerja? GloJob siap membantu

Banyak lowongan untuk pekerja asing, bisa dicari dalam bahasamu. Daftar gratis untuk melamar, menyimpan lowongan, dan membuat email lamaran otomatis.